Lompat ke konten

Undangan Digital Adat Jawa Timur

Jawa Timur — Mataraman & Arek

Batik pesisir Jawa Timur: indigo Madura/Tuban, gajah oling Banyuwangi, dan warna tanah yang berani.

8 templateBatikGajah OlingMotif ParangMotif Batik CapMotif Tenun

Gajah Oling

Sugeng rawuh— Jawa Timuran memakai 'Sugeng rawuh', dengan ciri khas pantun 'kidungan jula-juli' sebagai pembuka acara — berisi ucapan selamat datang dan permohonan maaf.

Batik pesisir Jawa Timur: indigo Madura/Tuban, gajah oling Banyuwangi, dan warna tanah yang berani.

Busana adat

Kebaya dan beskap dengan blangkon + keris di belakang · Gagrak Surabaya — kebaya bersulam dan sanggul besar · Baju manten Malangan serba hitam dengan bordir emas · Busana Banyuwangi: Mupus Braen, Sembur Kemuning, Sekar Kedaton

Iringan

Gending Jula-Juli Surabayan · Kidungan jula-juli (parikan) pengiring hajatan · Gamelan Jawa Timuran dan tari Remo

Tekstil khas

Batik Gajah Oling · Batik Sembruk Cacing · Kain tenun Osing

Elemen visual

Gajah Oling · Udeng · Kebaya Osing · Kidungan jula-juli

Doa & restu adat Jawa Timur

Dipakai sebagai kutipan awal undangan bertema budaya ini — sesuai keyakinan Islam.

  • Jula-juli, wong lanang digawe rabi, ojo lali tanggung jawab.

    Adat · Kidungan jula-juli (tradisi Osing, Banyuwangi)

    Pantun rakyat yang mengingatkan tanggung jawab setelah menikah, dibawakan saat prosesi.

  • Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fi khair.

    Doa · HR. Abu Dawud — doa restu untuk pengantin

    Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan berkah atasmu, dan menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.

Rangkaian adat Jawa Timur

7 tahap dari riset bersumber (6 sumber) — urutan ini yang dipakai di undangan.

Pra-acara

  1. 1.Nako'ake

    Pihak laki-laki menanyakan apakah gadis yang dituju sudah memiliki calon suami, sebelum melangkah ke lamaran.

    Dipimpin: Keluarga laki-laki

  2. 2.Peningsetan

    Lamaran resmi setelah nako'ake.

    Dipimpin: Keluarga laki-laki

  3. 3.Siraman

    Sehari sebelum temu pengantin; air dari tujuh sumber, bunga tujuh macam, jumlah pemandu ganjil. Didahului sungkem kepada orang tua, dan orang tua berhak memandikan pertama kali.

    Dipimpin: Orang tua lalu kerabat yang dianggap berhak, jumlah ganjil

  4. 4.Manggulan

    Malam terakhir calon pengantin putri sebagai gadis. Ia dirias sederhana untuk menjamu kerabat; para gadis meminta bunga pengantin dengan harapan cepat mendapat jodoh.

    Dipimpin: Keluarga

Akad / pemberkatan

  1. 5.Jomblakan/rapak dan akad nikah

    Upacara jomblakan atau rapak berlangsung bersamaan dengan ijab. Dihadiri penghulu, kedua calon pengantin, orang tua/wali atau saudara, dan dua saksi yang menandatangani surat nikah.

    Dipimpin: Penghulu

Resepsi

  1. 6.Temu/panggih (kepanggih)

    Arak-arakan pengantin pria membawa sanggan, rontek, srasrahan dalam jodhang, jagoan, panjang ilang, pasangan, tempayan air kembang, telur, dan gantal; barang dibawa dengan cara disangga. Ada bubak kawak (memukul perlengkapan dapur), ongkek, dan tumplak punjen bila pengantin wanita anak bungsu.

    Dipimpin: Keluarga besar pria

  2. 7.Loro pangkon (Mojokerto)

    Dua orang membawa jago-jagoan berhias dan bokor berisi beras kuning. Diawali gending Jula-Juli Surabayan; salah satu pelaku menggendong jago-jagoan dan menari Remo, lalu berdialog tentang serah terima pengantin pria kepada keluarga perempuan. Nama loro pangkon adalah akronim 'lara sadurunge kelakon'.

    Dipimpin: Dua pelaku adat (peraga loro pangkon)

Catatan adat

  • Langkahan: bila adik menikah sebelum kakak, harus ditebus dengan upacara langkahan pada malam manggulan, yaitu sungkem kepada kakak, menyerahkan bungkusan pakaian (sak pengadek), lalu dituntun dengan tebu wulung.
  • Tidak ditemukan larangan kain/tekstil khusus Jawa Timur dalam sumber yang dirujuk.

Simbol & makna

Sanggan

Pisang raja dan jajan pasar yang diarak — tebusan dan penghormatan kepada orang tua pengantin perempuan.

Ngidak Endhog

Telur yang diinjak pengantin pria saat panggih — lambang kesiapan menanggung tanggung jawab keluarga.

Loro Pangkon

Dua jago-jagoan yang digendong dalam peragaan serah terima — 'lara sadurunge kelakon': kesulitan dilalui sebelum cita-cita tercapai.

Batik Gajah Oling

'Gajah' = kebesaran dan 'oling'/'eling' = ingat — ajakan selalu mengingat Tuhan Yang Maha Besar; motif sakral masyarakat Osing.

Siap pakai template Jawa Timur?

Daftar gratis, pilih template, isi form, upload foto — undangan tayang dalam hitungan menit.

Mulai gratis