Lompat ke konten

Undangan Digital Adat Sasak

Lombok & Sumbawa

Songket Subahnale merah marun dan emas, terinspirasi tenun Lombok dan Rinjani.

8 templateSongketRinjaniMotif SongketMotif TenunMotif Ikat

Lumbung (Alang) & Songket

Assalamualaikum— Orang Sasak tidak mengenal sapaan khusus saat bertemu; salam 'Assalamualaikum' (dijawab 'Waalaikumsalam') yang lazim digunakan.

Songket Subahnale merah marun dan emas, terinspirasi tenun Lombok dan Rinjani.

Busana adat

Baju Lambung (wanita) dari kain mori — kesahajaan dan perlindungan martabat · Baju Pegon (pria) dengan pengaruh jas Eropa · Sapuk — ikat kepala pria dengan lipatan khas · Songket Sesek bermotif Subahnale dan Keker · Kain tenun ikat Saro'an

Iringan

Gendang Beleq — gendang besar pengiring nyongkolan · Cilokak/Kelentang pengiring rombongan pengantin

Tekstil khas

Songket Sasak · Tenun Lombok · Kain pegantin

Elemen visual

Lumbung (alang) · Sapuk (ikat kepala) · Merariq · Nyongkolan

Doa & restu adat Sasak

Dipakai sebagai kutipan awal undangan bertema budaya ini — sesuai keyakinan Islam.

  • Merariq adalah adat, bukan melarikan diri — restu menyusul setelah keluarga bertemu.

    Adat · Tradisi merariq Sasak

    Tradisi meminang dengan tata cara Sasak; esensinya tanggung jawab dan penyelesaian adat.

  • Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fi khair.

    Doa · HR. Abu Dawud — doa restu untuk pengantin

    Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan berkah atasmu, dan menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.

Rangkaian adat Sasak

7 tahap dari riset bersumber (5 sumber) — urutan ini yang dipakai di undangan.

Pra-acara

  1. 1.Merariq / Mbait

    Kawin lari yang dilakukan atas kesepakatan kedua calon, bukan lamaran orang tua. Dalam praktiknya perempuan 'dibawa' oleh pihak pria ke kediaman atau tempat penyinggahan, lalu statusnya diberitahukan kepada keluarga perempuan pada tahap berikutnya. Merariq adalah pintu masuk seluruh rangkaian adat Sasak.

    Dipimpin: Kedua calon pengantin dan keluarga pihak pria

  2. 2.Mesejati

    Menginformasikan kepada keluarga bahwa putrinya benar-benar kawin dengan pria pilihannya, sekaligus memberi tahu tokoh masyarakat/adat setempat. Sumber menyebut tenggang waktu maksimal sekitar 3–7 hari setelah merariq.

    Dipimpin: Utusan keluarga pihak pria

  3. 3.Selabar

    Pihak pria memberitahukan kepada keluarga perempuan dan membahas rincian pelaksanaan perkawinan: apakah acara digelar besar-besaran atau kecil-kecilan, sampai mencapai kesepakatan kedua pihak.

    Dipimpin: Pembayun (juru bicara adat) kedua pihak

  4. 4.Penetapan akad nikah (lanjutan tahap sejati)

    Setelah selabar, kedua keluarga membahas pelaksanaan akad nikah: kesiapan wali, penghulu, saksi, dan waktu pelaksanaan. Sumber menyebut tahap 'sejati' sebagai tahap yang membahas pelaksanaan akad nikah, sebelum rangkaian sorong serah aji krame digelar.

    Dipimpin: Penghulu dan wali nikah pihak perempuan, didampingi pembayun

Akad / pemberkatan

  1. 5.Akad Nikah

    Ijab kabul menurut syariat Islam, dilangsungkan setelah kesepakatan adat tercapai. Sumber menyebut akad dibahas pada tahap sejati/selabar dan menjadi syarat sahnya pernikahan secara agama, sementara pengesahan adat berlangsung pada sorong serah aji krame.

    Dipimpin: Penghulu/kyai; wali nikah dari pihak perempuan

Resepsi

  1. 6.Sorong Serah Aji Krame

    Upacara adat inti. Rangkaiannya: kedatangan pisolo (utusan pihak laki-laki yang menanyakan kesiapan pihak perempuan), kedatangan penyorong yang dipimpin pembayun untuk melaporkan gegawan yang dibawa, penyerahan aji krame kepada juru bicara pihak perempuan, pemeriksaan jumlah perlengkapan, lalu megat tali jinnah sebagai tanda upacara selesai dan nilai adat disahkan.

    Dipimpin: Pembayun dan tokoh adat yang memimpin upacara

  2. 7.Nyongkolan

    Arak-arakan pengantin layaknya raja dan ratu mengelilingi kampung, biasanya digelar setelah akad dan rangkaian adat selesai, diiringi Gendang Beleq. Nyongkolan menjadi panggung sosial: keluarga menampilkan kebesaran adat dan masyarakat menyaksikan sahnya pernikahan. Urutan pasti nyongkolan terhadap sorong serah dapat berbeda antardesa.

    Dipimpin: Keluarga kedua pihak; penata adat/kelian

Catatan adat

  • Calon pengantin perempuan wajib menyerahkan kain tenun songket buatannya sendiri kepada calon suami; bila belum mahir menenun ia tidak diperbolehkan menikah, kecuali membayar denda berupa uang atau hasil panen padi.
  • Beberapa kain songket tertentu hanya boleh dibuat pada hari-hari tertentu dan oleh perempuan yang sudah tidak mengalami datang bulan.
  • Kain Umbak (Lempot Umbaq) tidak diperjualbelikan; hanya dimiliki oleh garis keturunan tertentu, dan orang luar Pulau Lombok hanya dapat memilikinya melalui ritual adat khusus.
  • Sorong serah aji krame dianggap wajib: tidak melaksanakannya dianggap aib bagi keluarga dan komunitas, serta membuat kedua mempelai kehilangan hak adat, status sosial, dan gelar bagi anak-anak mereka.

Simbol & makna

Motif Subahnale

Bunga ceplok dikelilingi 'kurungan' geometris; dari ucapan 'subhanallah' — pujian kepada Allah.

Motif Keker/Merak

Sepasang burung merak bertengger di pohon; merak dipilih karena keindahannya.

Motif Alang/Lumbung

Motif khas tenun Sukarara yang mengambil bentuk lumbung padi.

Motif Wayang & Bintang Empat

Rasa syukur dan pengabdian kepada Tuhan serta keharmonisan manusia dengan sesama dan alam.

Siap pakai template Sasak?

Daftar gratis, pilih template, isi form, upload foto — undangan tayang dalam hitungan menit.

Mulai gratis